Ponpes Modern Al Fatimah Bojonegoro Sambut Kunjungan Dosen UMM, Beri Motivasi Santri Lanjutkan Pendidikan ke Luar Negeri

Bojonegoro – Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Al Fatimah Bojonegoro menerima kunjungan salah satu Dosen tamu dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dalam rangka sosialisasi program dan pelatihan ke Jepang, Jumat (31/01/2026).

Dosen tamu itu adalah Sri Budi Cantika Yuli. Kedatangannya di Ponpes Modern Al Fatimah Bojonegoro ini memberikan arahan dan motivasi bagi para santri SMA Plus Al Fatimah mengenai gambaran pendidikan lanjutan di Luar Negeri.

Salah Satu Pimpinan Yayasan Ponpes Modern Al Fatimah Bojonegoro, Dr. Hj. Yuni Arba’atun Masyhur, SP., MM. mengatakan kunjungan Sri Budi Cantika Yuli ini dalam maksud tujuan untuk memberikan arahan sekaligus bimbingan kepada para santri yang hendak dan berminat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi di Luar Negeri.

“Kunjungan ini untuk mempersiapkan sejak dini bagi para santri SMA Plus Al Fatimah yang hendak melanjutkan pendidikan di luar negeri, seperti Jepang dan Negara lainnya. Termasuk pada penguasaan bahasa asing, seperti Bahasa Inggris, Jepang, Arab dan Mandarin,” kata Dr. Hj. Yuni Arba’atun Mahsyur.

“Jadi beliau, dalam kunjungan ini sebagai Dosen tamu dari UMM untuk memotivasi dan memberikan arahan bagi para santri SMA Plus Al Fatimah,” terang Ning Yuni, begitu Ia akrab disapa, yang belum lama ini meraih gelar Doktor Ilmu Pertanian dari UMM sekaligus satu almamater dengan Sri Budi Cantika Yuli ini.

Mengawali arahan, Cantika, begitu Ia akrab disapa menyampaikan, rasa terimakasih atas berkesempatannya untuk melalukan kunjungan silahturahmi ini di Yayasan Ponpes Modern Al Fatimah Bojonegoro.

“Terimakasih atas kesempatan berbahagia ini, melalui kunjungan ini pula, saya dapat langsung berinteraksi dengan para santri SMA Plus Al Fatimah yang begitu luar biasa, yang juga sebentar lagi akan studi lanjutan di perguruan tinggi,” ujarnya.

Dosen Tamu dari UMM Sri Budi Cantika Yuli (kiri) dan Salah Satu Pimpinan Yayasan Ponpes Modern Al Fatimah Bojonegoro, Yuni Arba’atun Mahsyur (kanan).

Ia mengungkapkan, bahwa Ia sangat senang dan juga bangga, jika kedepan terdapat anak-anak santri SMA Plus Al Fatimah ini, banyak yang hendak melanjutkan pendidikan lanjutan ke luar Negeri, seperti Jepang dan juga banyak Negara lainnya.

Tentunya, lanjut Cantika, jika ingin berkesempatan studi lanjutan ke Luar Negeri, harus pula para santri dibekali fokus dan mempersiapkan diri dengan disiplin ilmu, terutama ilmu pada penguasaan bahasa Inggris, Jepang Arab dan Mandarin.

“Dan saya dengar di Al Fatimah ini, para santri sudah diajarkan bahasa Mandarin ini luar biasa bagus sekali,” terang Ia yang juga Dosen senior dan favorit di UMM, yang langsung disambut gembira tepuk tangan oleh ratusan santri SMA Plus Al Fatimah Bojonegoro ini.

Terpisah, Kepala SMA Plus Al Fatimah Bojonegoro, Ustadz Abul Hasan Anshori, mengungkapkan bahwa, Dirinya sangat senang dengan digelarnya sosialisasi yang menghadirkan Sri Budi Cantika Yuli bekerja sama dengan PT Brexa Raya Indonesia untuk memberikan arahan mengenai pandangan studi lanjutan di luar Negeri kepada para santri SMA Plus Al Fatimah.

“Diharapkan, melalui giat ini menjadikan spirit sekaligus motivasi bagi para santri kelas X, XI, XII SMA Plus Al Fatimah Bojonegoro,” ungkapnya.

Giat tersebut pula juga memiliki banyak dampak positif bagi siswa, dengan terbuktinya terdapat siswa SMA Plus Al Fatimah Bojonegoro yang melanjutkan kuliah di Fakultas Kedokteran Hubai China dan di Universitas Sun Yatshen.

“Dan bahkan pula terdapat beberapa siswa yang juga melanjutkan studi lanjutan di Al Azhar University Kairo Mesir, mereka-mereka ini diterima dengan beasiswa penuh,” tandas Ustadz Abul Hasan Anshori yang juga Ketua MKKS SMA di Bojonegoro ini.

Untuk diketahui, Acara ini di hadiri oleh para Pimpinan Lembaga Pendidikan di Ponpes Modern Al Fatimah Bojonegoro, mulai RA, MI, MTs , MA , SMP dan SMA dan IAI Al Fatimah, dan di tutup dengan doa, kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi berbagai produk dari sentra amal usaha Ponpes Modern Al Fatimah di Koppontren dan Al Fatimah Mart.(riz/red)