Rapat Paripurna DPRD, Bupati Pasuruan Paparkan Capaian Kinerja 2025

Pasuruan, Suryanasional.com — DPRD Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, menggelar rapat paripurna dalam rangka penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Pasuruan Tahun Anggaran 2025, Senin (30/03/2026). Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Samsul Hidayat dan dihadiri Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo, Wakil Bupati Shobi Asrori, jajaran pejabat daerah, serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Samsul Hidayat menegaskan pentingnya peran legislatif dalam mengawal jalannya pemerintahan daerah. Menurutnya, LKPJ bukan sekadar laporan formal, melainkan instrumen konstitusional strategis yang menjadi dasar evaluasi sekaligus rekomendasi bagi peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Melalui LKPJ ini, DPRD memiliki peran penting dalam memberikan catatan dan masukan konstruktif demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang lebih baik,” ujarnya.

Masih dalam suasana Hari Raya Idulfitri, Samsul juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta rapat. “Saya selaku Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo dalam paparannya menyampaikan berbagai capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Pasuruan sepanjang tahun 2025. Ia mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah mencapai 5,66 persen, disertai peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 73,02.

Selain itu, angka kemiskinan berhasil ditekan hingga 8,21 persen. Pemerintah daerah juga mencatat sejumlah prestasi membanggakan, di antaranya perolehan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI serta penghargaan Innovative Government Award dari Kementerian Dalam Negeri.

Rusdi menegaskan bahwa arah pembangunan daerah difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan daya saing, serta transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Tak hanya itu, sejumlah indikator sosial turut menunjukkan tren positif, seperti meningkatnya angka harapan hidup menjadi 74,81 tahun dan rata-rata lama sekolah mencapai 7,47 tahun.

Berbagai penghargaan lainnya juga berhasil diraih, di antaranya penghargaan dukungan pembentukan pos bantuan hukum (bankum) desa/kelurahan, capaian sebagai finalis program literasi keuangan terbaik, serta penghargaan Adiwiyata Nasional dan Adiwiyata Mandiri.

“Penghargaan ini menjadi pemacu semangat bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkap Rusdi.

Rapat paripurna ini diharapkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam mendorong pembangunan Kabupaten Pasuruan yang semakin maju dan berdaya saing.

(An)

 

News Feed