Resmi Terbit SK Izin Operasional MA Plus-Al Fatimah Bojonegoro

Surabaya – Salah satu Lembaga Pendidikan Formal yang bernaung pada Yayasan Pondok Pesantren Modern Al-Fatimah Bojonegoro, yakni Madrasah Aliyah (MA) Plus Al-Fatimah Bojonegoro kini telah resmi berdiri, Senin (08/06/2026).

Resmi berdirinya lembaga pendidikan jenjang Aliyah yang berada dibawah naungan Kementerian Agama Bojonegoro ini, disertai dengan diserahkannya surat keputusan (SK) izin operasional (izop) madrasah baru yang telah melalui rekomendasi serta diterbitkan langsung dari Direktur Jenderal (Dirjen) Kementerian Agama RI.

Bertempat di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Kabid Pendidikan Madrasah (Pendma), Dr. G. Sugiyo didampingi Kasi Pendma, Drs. H. Syamsul Anam, M.Pdi menyerahkan SK izin pendirian MA Plus Al-Fatimah Bojonegoro.

Selain para pejabat lingkup Kanwil Kemenag Jawa Timur, turut hadir pula Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro, Dr. KH. Amanulloh, M.Pdi.

DISERAHKAN : Bertempat di Kanwil Kemenag Jawa Timur, SK izin operasional (izop) madrasah baru diserahkan secara langsung oleh Kabid Pendma Kanwil Kemenag Jawa Timur dan diterima Sekretaris Yayasan Ponpes Modern Al-Fatimah Bojonegoro.(riz/ist)

Penyerahan SK tersebut diterima langsung Sekretaris Yayasan Ponpes Modern Al-Fatimah Bojonegoro, Ansachul Balaya, ST., M.Pd. bersama Kepala MA Plus Al-Fatimah Drs. H.M.Musyafak, Kepala MTs Plus Al-Fatimah M.Ali Mustofa. S.Pdi serta Stafsus Kemenag Bojonegoro, H. Moh. Yasin.

Dalam sambutan sekaligus dirangkai pembinaan bagi lembaga Pendidikan Madrasah baru, Kabid Kanwil Kemenag Jawa Timur, Dr. G. Sugiyo menekankan, bahwa pentingnya memiliki komitmen menjadikan madrasah baru yang adaptif, inovatif, dan menyenangkan, serta ramah anak.

“Saya merasa yakin, bahwa Yayasan Ponpes Modern Al-Fatimah Bojonegoro dengan segudang pengalamannya sebagai lembaga pendidikan yang bertaraf nasional dan internasional ini pasti bisa memiliki komitmen itu,” ujarnya.

Hal itu Ia sampaikan, lantaran Dirinya mengenal betul Dr. KH. Tamam Syaifuddin, M.Si salah satu tokoh nasional yang juga pendiri sekaligus pengasuh Yayasan Ponpes Modern Al-Fatimah Bojonegoro.

PENTINGNYA KOMITMEN : Kabid Pendma Kanwil Kemenag Jawa Timur, Dr. G. Sugiyo saat memberikan pembinaan. Dalam kesempatan itu, Ia menekankan bahwa pentingnya memiliki komitmen dalam menjadikan madrasah adaptif, inovatif, menyenangkan, dan ramah anak.(riz/ist)

Hal serupa juga disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Bojonegoro, Dr. KH. Amanulloh. M.Pdi, Ia turut bersyukur dan bangga atas di serahterimanya SK izop MA Plus Al Fatimah Bojonegoro ini.

“Dengan ikhtiyar serta semangat yang luar bias, ini telah terwujud berupa niat baik Ponpes Modern Al-Fatimah Bojonegoro,” ungkapnya.

Dari ratusan lembaga yang mengajukan se-Jawa Timur, lanjut Amanulloh, hanya turun SK izop dua lembaga, yakni MA Plus Al-Fatimah Bojonegoro dan MA Ma’arif Blitar.

“Tentu data tersebut telah berdasarkan hasil penilaian dan kelayakan langsung dari Dirjen Kemenag RI,” terangnya dengan bangga.

JADI TANTANGAN : Sekretaris Yayasan Ponpes Modern Al-Fatimah Bojonegoro, Gus Aan (baju kuning). Dalam keterangannya, Ia menilai diterimanya Izop ini menjadikan sebuah tantangan untuk terus bekerja keras dalam memberikan layanan pendidikan yang terbaik.(riz/ist)

Sementara itu, Sekretaris Yayasan Ponpes Modern Al-Fatimah Bojonegoro, Ansachul Balaya, ST., M.Pd mengungkapkan rasa syukur atas di terimanya Izop MA Plus Al Fatimah.

Hal ini, lanjut Gus Aan, begitu ia akrab disapa, sebagai hadiah terindah sekaligus tantangan kedepan bagi Al Fatimah untuk terus bekerja keras dalam melayani pendidikan bagi masyarakat luas.

“Dengan ini, lengkap sudah Al-Fatimah memiliki lembaga satuan pendidikan, mulai dari RA, MI, MTs, MA dan IAI Al-Fatimah dibawah naungan Kementerian Agama. Sedangkan, SMP dan SMA Plus Al-Fatimah berada dibawah naungan Kementerian Pendidikan Nasional,” terang Gus Aan yang juga Wakil Bendahara PCNU bojonegoro ini.(riz/red)

News Feed