Bojonegoro – Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Al Fatimah Bojonegoro telah sukses menggelar seleksi penerimaan santri baru tahun ajaran 2026-2027, sekitar 350 calon santri baru mengikuti seleksi pada tahap pertama, Minggu (26/10/2025).
Bertempat di Hall Joglo Ponpes Modern Al Fatimah, sekitar 350 calon santri dan calon wali santri itu telah mengikuti serangkaian seleksi diantaranya tes tulis, tes baca Quran, dan tes wawancara.
Ketua Panitia seleksi, Abdul Hasan Anshori M.Pd mengatakan, seleksi kali ini diikuti sekitar 350 peserta di semua tingkatan, mulai dari RA putra-putri, MI putra-putri, MTs putra-putri, SMP dan SMA putri.
“Bagi para peserta seleksi yang tidak lolos pada seleksi gelombang pertama dapat melanjutkan seleksi pada gelombang kedua yang akan dilaksanakan pada Februari 2026 mendatang,” katanya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan tes ini memiliki dua model, yakni tes secara offline dengan datang langsung ke Pesantren dan tes online bagi peserta yang berasal luar Jawa.
“Kita bagi dua, tes offline dan online, untuk tes offline jika pendaftar masih berada dikawasan pulau jawa sedangkan tes online diperuntukkan bagi pendaftar asal luar pulau jawa,” jelasnya..
Dikarenakan, seleksi kali ini ada pendaftar yang berasal dari luar Pulau Jawa, seperti Papua, Merauke, Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, Batam, Bali dan Jakarta, bahkan dari Sabah Malaysia.
“Tentunya, seleksi kali ini akan terjamin sangat objektif,” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Yayasan Al Fatimah Bojonegoro, Gus Ansachul Balaya ST., M Pd. mengucapkan terima kasih kepada panitia tim seleksi calon santri baru Ponpes Modern Al Fatimah, yang selalu bekerja dengan inden tes gelombang pertama tahun ajaran 2026 -2027 secara offline dan online.
“Kami dari Keluarga Besar Yayasan Al Fatimah Bojonegoro mengucapkan terima kasih bagi semua calon santri baru dan calon wali santri baru tahun depan karena diikuti calon santri baik itu berasal dari dalam pulau Jawa maupun luar pulau Jawa,” ungkapnya.
Gus Aan, begitu Ia akrab disapa, menjelaskan, bahwa kepercayaan dan pilihan untuk menyekolahkan anak-anak di Ponpes Modern Al Fatimah saat ini sangat luar biasa dan diikuti dengan jumlahnya yang meningkat.
“Ini semua meneguhkan bahwa layanan dan pelaksanaan serta hasil by proses and by product dari Ponpes Modern Al Fatimah telah teruji dan terbukti serta yang terpenting dapat rasakan oleh masyarakat luas,” ungkap Gus Aan yang juga menjabat Wakil Bendahara PCNU Bojonegoro.

Hal tersebut mengacu pada dengan adanya beberapa alumni yang di terima beasiswa di kampus luar negeri, seperti di China dan Al Azhar University Kairo Mesir, tentunya dengan capaian tersebut membuat kepercayaan masyarakat sangat luar biasa terhadap Ponpes Modern Al Fatimah Bojonegoro.
“Ini semua menjadikan momentum kebangkitan kaum santri menembus batas tanpa batas menuju Indonesia emas 2045 mendatang,” ujar Gus Aan.
“Kami akan terus berkeyakinan dengan keberadaan Ponpes Modern Al Fatimah Bojonegoro saat ini bisa mewujudkan santri hebat negara kuat di era multi globalisasi di segala dimensi kemajuan sains and tekhnologi,” tandasnya.
Untuk diketahui bersama, acara pembukaan tes inden gelombang pertama calon santri baru di tutup doa oleh Pendiri dan Pengasuh Ponpes Modern Al Fatimah, Dr KH Tamam Syaifuddin M.Si yang juga pembina RMI PWNU Jawa Timur.(riz/red)












