Soal Struktural PCNU, Kali Ini Sorotan Kembali Datang Dari Salah Satu Mantan Anggota DPRD Bojonegoro Fraksi PKB

Bojonegoro – Kepengurusan Struktural Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bojonegoro 2025-2030 usai dibentuk. Namun, alih-alih mendapatkan dukungan dan kepuasan, justru kepengurusan struktural tersebut, kini menjadi bahan perbincangan di kalangan masyarakat.

Kali ini sorotan kembali dilayangkan dari salah satu mantan anggota DPRD Bojonegoro Fraksi PKB, H. Choiruddin usai dikeluarkannya struktur kepengurusan Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Bojonegoro periode 2025-2030, Jumat (18/07/2025).

Senada dengan sepuh ulama, KH Sunaryo Abuma’in, Kyai Mustofa dan KH Musyafak. Dirinya menilai, Kepengurusan PCNU Bojonegoro ini merupakan seolah-olah hanya diisi oleh keanggotaan dari salah satu Partai Politik (Parpol).

“Sangat disayangkan jika pemilihan anggota struktural PCNU Bojonegoro tidak berjalan sesuai akomodatif,” ujarnya.

Dia juga turut prihatin dan menyayangkan bahwa, struktur kepengurusan PCNU kali ini tidak merangkul seluruh komponen elemen masyarakat.

“Bahkan, saya merasa seakan PCNU tersebut, hanya diisi oleh satu Parpol saja,” terangnya.

Kata Dia, jika hendak memilih Peranggotaan dalam struktur kepengurusan PCNU Bojonegoro, semestinya juga harus melalui masukan serta usulan dari lintas Parpol.

“Ataupun dapat melakukan musyawarah terlebih dahulu,” lanjutnya.

Pendapat ini Dia lontarkan, dikarenakan dapat menjadikan salah satu upaya guna meminimalisir dan mencegah setiap permasalahan dalam pembentukan struktur kepengurusan PCNU Bojonegoro.

“Jangan sampai membahayakan eksistensi NU di kalangan masyarakat,” tandasnya.(riz/red)