STIKES Muhammadiyah Bojonegoro Gelar Wisuda Secara Virtual

Bojonegoro, Suryanasional.com – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Muhammadiyah Bojonegoro (MABORO) menggelar wisuda secara virtual di Kampus Maboro B Jalan Veteran, Bojonegoro, Kamis (5/11/2020). Wisuda dilakukan secara online karena suasana pandemi virus Corona (COVID-19).

Wisuda ke-III program Diploma dan Sarjana diikuti 44 wisudawan dan wisudawati. Mereka terdiri dari 29 orang lulusan D3 Rekam Medis dengan waktu tempuh studi 6 semester dan 15 lulusan S1 Administrasi Rumah Sakit dengan waktu tempuh studi 8 semester.

“Prosesi wisuda kali ini berbeda dari biasanya. Wabah Covid-19 sudah mengubah tatanan hidup kita termasuk pelaksanaan wisuda,” kata Ns. Sudalhar, M.Kep.

Dia menuturkan, STIKES MABORO di masa pandemi ini turut prihatin dan ikut serta dalam upaya pencegahan penularan Covid-19 dengan menerapkan aktivitas pembelajaran dan wisuda secara daring atau wisuda online.

STIKES Muhammadiyah Bojonegoro terus berupaya  menyesuaikan diri terhadap kondisi termasuk penyesuaian rencana dan strategi ke depan.

“STIKES MABORO telah melakukan perluasan lahan dan penambahan fasilitas bangunan. Saat ini kita juga telah melakukan penambahan kuota internet dan mengembangkan Sistem Informasi Akademi serta peningkatan kualitas SDM tenaga pendidik dan kependidikan baik dalam jenjang  pendidikan maupun penguasaan IT,” kata Sudalhar.

Dijelaskannya, pengembangan STIKES MABORO saat ini telah sampai pada penambahan jumlah program studi S1 Gizi yang keberadaanya sangat dibutuhkan masyarakat.

Semoga STIKES MABORO ke depan akan terus intensif dalam pengembangan program studi berikutnya yang mampu menjawab tantangan zaman dan memenuhi lapangan,” kata Sudalhar.

Dia menuturkan, STIKES MABORO dalam proses pembelajaran ditunjang dengan melakukan praktik langsung di Rumah Sakit maupun Puskesmas.

Selain itu, menurut Sudalhar, dalam proses pembelajaran STIKES MABORO juga meliputi aspek pengabdian masyarakat dan penelitian serta pengembangan nilai-nilai Islami.

“Dari itu semua, para mahasiswa diharapkan dapat berkompeten di bidang rekam medis dan Administrasi Rumah Sakit, sehingga mahasiswa dapat mendapat ilmu sekaligus peluang kerja, bahkan disaat mahasiswa belum wisuda,” kata Sudalhar.

Kepada para wisudawan, Sudalhar mengucapkan selamat menjalankan profesinya dengan penuh dedikasi. Dia berharap agar para wisudawan terus meningkatkan kualitasnya.

Dalam wisuda ke-3 STIKES MABORO ini, untuk Indek Prestasi (IP) tertinggi program Diploma diraih oleh Hestik Ottafiyah wisudawan D3 Perekam dan Informasi Kesehatan (PIK) dengan IP 3,82. Sementara untuk program sarjana diraih wisudawan S1 Administrasi Rumah Sakit atas nama Meia Anggraini dengan IP 3,84.(Lex/red).