Bojonegoro – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bojonegoro menggelar rapat Paripurna sebagai simbolis penutupan bagi jajaran kepengurusan FKUB Bojonegoro Periode 2023-2025, Rabu (09/07/2025).
Selain itu, kegiatan rapat penutupan yang digelar di Hall Joglo Pondok Pesantren Modern Al Fatimah ini, FKUB Bojonegoro juga memberikan santunan kepada para anak yatim piatu dari berbagai lintas agama sebagai bentuk simbolis penutupan FKUB Bojonegoro masa periode 2023-2025.
Sekretaris FKUB Bojonegoro, Ustadz Zainudin Adyhari mengatakan, bahwa kegiatan ini dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus serta para Generasi Muda Lintas Agama, kegiatan ini juga sekaligus merupakan rapat terakhir atau penutup dari kepengurusan FKUB Bojonegoro periode 2023 – 2025.
“Kata Paripurna ini diambil, sebab kata Paripurna memiliki arti sebuah Penutupan, sehingga kegiatan rapat ini sekaligus menjadikan penutupan bagi kepengurusan FKUB Bojonegoro periode 2023-2025,” kata Ustadz Zainudin Adyhari yang juga sekretaris PCNU Bojonegoro ini.
Sementara itu, Ketua FKUB Bojonegoro Dr. KH Tamam Syaifuddin M.Si mengatakan bahwa rapat paripurna ini digelar dengan maksud sebagai closing ceremoni atau pamitan dengan segenap keluarga besar FKUB Bojonegoro masa periode 2023-2025.
Hal ini Ia sampaikan, lantaran ada beberapa hal yang disampaikan salah satunya adalah ucapan terimakasih kepada seluruh pengurus FKUB atas dedikasinya untuk meluangkan seluruh tenaga pikiran.

“Ini terbukti, sebab di awal periode kami (FKUB Bojonegoro) tahun 2023 hasil survey angka indeks kerukunan umat beragama di Bojonegoro baru mencapai 70,1℅ dibawah angka indeks kerukunan umat Nasional,” ungkapnya.
“Setelah kepengurusan Periode kami selama 2023-2025 ini, angka indeks kerukunan umat di Bojonegoro meningkat drastis hingga mencapai 82,6% di atas rata-rata kerukunan umat Nasional di angka 76%,” tambahnya.
Dengan adanya capaian prestasi tersebut, lanjut Kyai Tamam begitu Ia karib disapa, tidak lepas dari sebuah kerja keras, rasa semangat dan dedikasi seluruh jajaran pengurus FKUB Periode 2023-2025 bersama seluruh elemen masyarakat Bojonegoro.
“Serta, peran Pemerintah Daerah yang tidak ada henti-hentinya memberi dukungan dan selalu melakukan kolaborasi dengan berbagai program unggulan dari FKUB Bojonegoro Periode 2023-2025 yang sebelumnya belum pernah ada,” terangnya.
Kiyai tamam juga menyatakan, bahwa dirinya hanya cukup untuk satu periode memimpin FKUB Bojonegoro, hal ini disebabkan, jika sebuah organisasi dipimpin dengan terlalu lama pasti akan berjalan tidak baik, selain itu Ia juga memberikan kesempatan kepada yang lain untuk berkontestasi menjadi Ketua FKUB Bojonegoro Periode mendatang.
“Jadi, setelah ini saya juga akan lebih fokus di lembaga Pendidikan Pesantren dan Kampus IAI Al Fatimah serta tugas-tugas yang lain,” ungkap Kyai Tamam disambut tepuk tangan dari seluruh Jajaran Pengurus sebagai pertanda berakhirnya FKUB Bojonegoro masa Periode 2023-2025.(riz/red)






