Bojonegoro, Suryanasional.com – Bupati Bojonegoro membuka lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke – XXVIII tahun 2020, Sabtu (7/11/2020) di Pendopo Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.
Lomba tentang ikhwal Alquran yang diselenggarakan oleh Pemkab Bojonegoro ini dalam upaya pengembangan pengetahuan Al Qur’an dengan menjadikan Al Qur’an sebagai spirit pembangunan berdasarkan pendekatan agama.
Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah mengapresiasi pelaksanaan MTQ sebagai ajang untuk meningkatkan kemampuan para santri di Bojonegoro. MTQ ini juga untuk mencetak generasi qurani dan berakhlak mulia.
“Momentum MTQ ini adalah untuk mengasah kemampuan para santri dalam pengembangan pengetahuan mereka mengenai Al Qur’an. Ke depan diharapkan mereka akan menjadikan Al Qur’an sebagai spirit pembangunan berdasarkan pendekatan agama,” kata Anna Mu’awanah.
Bupati Anna berharap agar even ini bisa menumbuhkan kecintaan dan menggairahkan masyarakat untuk senantiasa mempelajari dan memahami isi Alquran sebagai petunjuk dan pedoman hidup insan paripurna.
“Dari even MTQ ini diharapkan tidak hanya sekedar lomba saja, namun bisa menjadi bekal mereka dalam kehidupan. Selain pastinya juga dalam meningkatkan ukhuwah Islamiyah,” kata Anna Mu’awanah.
Menurutnya, MTQ ini salah satunya untuk mendorong di dalam mencari bibit qari dan qariah Bojonegoro sehingga nantinya bisa berpartisipasi dan mewarnai even MTQ hingga tingkat nasional,” kata Bupati Anna.
Bupati Anna Mu’awanah mengimbau agar pelaksanaan lomba MTQ dapat berjalan dengan penuh rasa keadilan dan transparan, sehingga nantinya akan muncul Qori dan Qoriah handal dari Bojonegoro.
Sementara itu Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Bojonegoro, Sahari dalam sambutannya mengatakan maksud dan tujuan kegiatan lomba MTQ untuk mengembangkan atau meningkatkan pengetahuan Al Qur’an dengan meningkatkan ukhuwah Islamiyah.
“Lomba ini dalam upaya meningkatkan pengetahuan Al Qur’an dengan meningkatkan ukhuwah Islamiyah. Lomba ini juga dalam upaya untuk melestarikan seni budaya qur’ani bangsa Indonesia khususnya di Bojonegoro,” kata Sahari.
Lomba MTQ tahun ini diikuti 301 peserta dari 28 kecamatan di Bojonegoro. Lomba akan digelar selama dua hari yakni mulai 7 – 8 November 2020.
Pembukaan lomba MTQ tingkat Kabupaten di hadiri diantaranya Bupati Bojonegoro, Forkopimda, Sekda, Asisten, Kemenag Bojonegoro, Camat se-Bojonegoro, Ketua Ormas Bojonegoro, dan perwakilan peserta lomba MTQ Se Bojonegoro.(Lex/red).






