Bojonegoro – Suasana meriah nampak menyelimuti Hotel dan Griya MCM Resto. lantunan Gending serta diiringi alunan merdu dari lirik lagu tradisional serasa menambah kemeriahan yang dirasakan ratusan warga saat menyaksikan pagelaran wayang kulit, kamis (15/05/2025) malam.
Pagelaran wayang kulit yang di inisiasi oleh salah satu pengusaha tambang batu bara asal Desa Karangsono, Kecamatan Dander tersebut membawakan lakon ‘Pandawa Syukur’.
Tak tanggung-tanggung, pagelaran Wayang Kulit ini menghadirkan tiga Dalang dari generasi berbeda-beda berhasil memukau ratusan penonton hingga larut malam.
Kemeriahan ini semakin terasa, dikala Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono dan Nurul Azizah turut menghadiri dan berbaur dengan Ratusan penonton yang memadati gelaran Wayang Kulit semalam suntuk tersebut.
“Gelaran wayang ini juga merupakan bentuk syukur atas terwujudnya Pilkada Bojonegoro yang damai dan kondusif,” kata Suprapto Santoso.
Dirinya menambahkan, gelaran wayang kulit semalam suntuk ini juga merupakan bentuk syukuran dan selamatan untuk Masyarakat Bojonegoro atas terpilihnya Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro.
“Gelaran ini sekaligus hiburan bagi masyarakat dalam rangka menyambut Setyo Wahono dan Nurul Azizah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro,” ungkapnya.
Ia menambahkan, bahwasannya Wayang kulit ini bukan sekadar hiburan semata saja, melainkan sebuah wadah edukasi yang mengandung nilai-nilai luhur budaya bangsa, sehingga Pengusaha tambang batu bara ini berharap, agar warisan berupa wayang kulit ini dapat terus dilestarikan
“Kegiatan seperti ini harus terus kita lestarikan agar tidak tergerus seiring dengan perkembangan zaman,” terang Pengusaha Sukses Tambang Batu Bara ini.
Hal sama juga disampaikan Ketua Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Bojonegoro, Ragil Sutijo mengatakan, bahwa gelaran Wayang Kulit dengan lakon ‘Pandawa Syukur’ ini diambil, lantaran memiliki banyak kisah yang leluhur budaya bangsa didalamnya.
“Saya harap kita tetap terus melestarikan kesenian seperti wayang kulit kepada anak cucu kita agar tidak tergerus zaman,” tandasnya.(riz/red)












