DKP3 Pasuruan Periksa Daging Qurban di SD Maarif Jogosari Pandaan, Hasil: Aman & Layak Konsumsi

Pasuruan,Suryanasional.com – Pagi Selasa, 30 Mei 2026, suasana SD Maarif Jogosari, Pandaan, dipenuhi kesibukan berbeda. Di teras sekolah, para ibu relawan merapikan potongan daging qurban. Di tengah mereka, petugas Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Pasuruan fokus melakukan pemeriksaan post mortem.

Dengan rompi abu-abu, masker, dan sarung tangan, petugas membelah hati, meraba paru-paru, memeriksa ginjal hingga usus hewan qurban. Semua dilakukan untuk memastikan daging yang dibagikan benar-benar bebas penyakit dan layak santap.

Hasil pemeriksaan di titik ini melegakan. Daging dan jeroan qurban dinyatakan aman, sehat, utuh, dan layak konsumsi oleh petugas.

“Setelah kami periksa detail hati, paru, ginjal, dan kelenjarnya, tidak kami temukan kelainan atau cacing hati. Kondisi karkas juga bagus. Jadi daging qurban di SD Maarif Jogosari ini aman dan layak untuk dikonsumsi masyarakat,” ujar dr. Arga, dokter hewan yang ditunjuk DKP3 sebagai petugas pemeriksa di lokasi tersebut.

dr. Arga menambahkan, pemeriksaan seperti ini penting agar masyarakat tidak ragu saat menerima daging qurban. “Kalau ada organ yang sakit, langsung kami potong dan musnahkan. Yang dibagikan hanya yang sehat,” tegasnya.

Aksi dr. Arga dan tim DKP3 ini bagian dari pengawalan 362 titik pemotongan qurban se-Kabupaten Pasuruan selama Idul Adha 1447 H. Tujuannya satu: memastikan berkah qurban sampai ke tangan warga dalam kondisi ASUH – Aman, Sehat, Utuh, Halal.

Karena ibadah yang sempurna, dimulai dari ikhtiar menjaga yang kita makan.(An)