Bojonegoro – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bojonegoro menggelar Pendidikan Politik pada Minggu (30/08/2026).
Selain menggelar kegiatan pendidikan politik, acara ini sekaligus juga dirangkai dengan pengenalan keanggotan pengurus baru (Ta’aruf Pengurus) DPC PPP Bojonegoro Masa Periode 2026-2031.
Acara itu diawali dengan pembacaan surat keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP Nomor 0619 Tanggal 30 Juli 2026. Dalam pembacaan SK tersebut, kini Ketua DPC PPP Bojonegoro masa periode 2026-2031 telah resmi dijabat Ainu Anggara, didampingi Seketaris DPC PPP yakni, Effendi Eko Laksono.
Dalam sambutannya, Ketua DPC PPP Bojonegoro masa periode 2026-2031, Ainur Anggara mengajak seluruh kepengurusan baru untuk terus bekerja sama dalam mengembangkan PPP Bojonegoro.
“Tentu, PR kita kedepan sangat sulit, maka harus dibutuhkan kerja sama satu sama lain, oleh karenanya saya mengajak seluruh kepengurusan baru untuk terus membangun PPP di Kabupaten Bojonegoro,” ajaknya.
Dengan diserahkannya SK kepengurusan baru, Ia mengimbau kepada seluruh pengurus untuk selanjutnya saling bekerja sama dalam upaya membina serta mengembangkan PPP di Bojonegoro.
“Karena, target kami adalah minimal memiliki satu fraksi, atau mungkin syukur kedepan PPP Bojonegoro juga minimal memiliki satu kursi per dapil,” tuturnya.
Ia berharap, berdasarkan pemilu kemarin, jika PPP Bojonegoro memiliki suara puluhan ribu, semoga, Pemilu kedepan suara PPP di Bojonegoro akan ditambah lagi dua atau bahkan tiga kali lipat.
“Walaupun dalam menghadapi RUU Parliamentary Threshold (PT) tersebut tidaklah mudah, namun jika kita terus bareng-bareng dan bekerja sama dengan teman pengurus lainnya, maka hal tersebut akan dapat dicapai,” harapnya.(riz/red)








