PRODUKSI MENINGKAT, KABUPATEN NGAWI LUMBUNG PADI JAWA TIMUR.

Ngawi Surya Nasional.com – Berdasarkan Berita Resmi Statistik yang dipublikasi pada Bulan Maret 2024, Kabupaten mengalami peningkatan produksi padi (Ton GKG) dan peningkatan produksi beras (Ton Beras).

“jika dikonversikan menjadi beras untuk konsumsi pangan penduduk, produksi beras pada 2023 sebesar 445.336 ton Beras, mengalami kenaikan sebanyak 8.842 ton Beras atau 2,03% persen dibandingkan 2022 yang sebesar 436.494 ton Beras,” jelas Supardi

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian Supardi Mengatakan, Strategi keberhasilan tersebut didasarkan pada sinergi yang kuat antar stakeholder terkait sehingga menghasilkan dinamisasi dan kolaborasi yang mampu mengkonversikan program pemerintah daerah maupun pusat dalam bentuk realisasi yang produktif. Konsentrasi Kabupaten Ngawi terhadap kedaulatan pangan yang digagas Pemerintah cukup besar yang berfokus meningkatkan hasil padi dan luas wilayah tanam sekaligus mengurangi mata rantai import beras saat ini.

“Untuk luas panen padi pada 2023 sebesar 124.923 Ha, mengalami penurunan sebanyak 3.663 Ha atau 2,85% dibandingkan 2022 yang sebesar 128.586 Ha dan Produksi padi pada 2023 sebesar 771.251 ton GKG, mengalami kenaikan sebanyak 15.312 ton atau 2,03% dibandingkan 2022 yang sebesar 755.939 ton GKG,” terangnya

Supardi menambahkan, disinggung soal lahan pertanian yang belakangan banyak gunakan untuk permukiman ataupun industry, tetapi peningkatan produksi padi tidak terlepas dari keberhasilan pelaksanaan program Pertanian Ramah Lingkungan Berkelanjutan yang mengedepankan Petani sebagai Pioner Pertanian yang Mandiri dan Sejahtera.

Kemudian sinergi yang dinamis mampu mengaktualisasi beberapa program seperti Pendampingan penggunaan benih bersertifikasi, optimasi irigasi sawah melalui sumur submersible, program pendampingan budidaya dan OPT untuk mencegah adanya gagal panen “Puso”.

“penggunaan teknologi pasca panen yang lebih canggih untuk mengurangi susut hasil dan menjaga kualitas padi,” imbuhnya

Harapan kedepannya, usaha yang dilakukan oleh pemerintah dalam meningkatkan produksi padi dan beras antara lain melalui perbaikan paket teknologi budidaya ramah lingkungan dan pasca panen, peningkatan mutu intensifikasi, meningkatkan luas areal pertanaman serta peningkatan Index Pertanaman, rehabilitasi lahan dan pencetakan lahan sawah pertanian baru. (Fir)