Bojonegoro, Suryanasional.com– Penjabat (Pj) Bupati Bojonegoro Adriyanto bersama media Jawa Pos Radar Bojonegoro mengklarifikasi adanya kesalahpahaman pada pemberitaan Radar Bojonegoro edisi 12 Oktober 2023. Atas hal tersebut Pemkab dan Radar Bojonegoro meminta maaf atas ketidaknyamanan pada pemberitaan itu.
Pimpinan Redaksi Jawa Pos Radar Bojonegoro Muhammad Suaeb menjelaskan, bahwa jika persoalan tersebut sudah selesai secara internal. Pihaknya telah men-take down berita yang berjudul “Sajikan Informasi Edukatif, Jangan Provokatif”.
Tim redaksi Jawa Pos Radar Bojonegoro juga telah mempublikasikan permohonan maaf atas kesalahan penulisan tersebut, yakni pada kolom Ralat edisi 13 Oktober 2023.
“Kembali lagi kita sebagai media menyajikan informasi yang mengedukasi masyarakat. Semuanya sudah clear begitu juga dengan Bapak Pj serta teman-teman wartawan lainnya,” katanya, Sabtu (14/10/2023).
Sementara itu, Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto berharap, sinergitas antara pemerintah dan media tetap terjalin baik. Juga terjalin koordinasi dan komunikasi yang selaras serta kembali pada tujuan menyajikan informasi kepada masyarakat. Ke depan, Pj Bupati berharap bisa terjalin kerja sama lebih baik lagi.
“Telah kita koordinasikan, beritanya juga sudah di-takedown. Pihak media juga sudah menuliskan permohonan maaf karena kesalahan dalam penulisan. Kami yang berperan sebagai pelayanan publik juga mohon maaf atas ketidaknyamanan hal tersebut. Intinya tidak ada niatan untuk mendiskreditkan pihak tertentu,” katanya.(Lex/HmsBjn).












