Bojonegoro – Anggota DPRD Bojonegoro dari Dapil VI (Kalitidu, Malo, Kasiman, Kedewan, Gayam), Wahid Anshori melaksanakan kegiatan Reses masa sidang I tahun 2026, Sabtu (07/02/2026).
Bertempat di RSU Muhammadiyah Kalitidu, kegiatan ini digelar untuk menyerap aspirasi masyarakat, sekaligus penjelasan perihal proses penyerapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Bojonegoro.
Adapun hadir dalam giat ini, Anggota DPRD Bojonegoro, Wahid Anshori, Ketua DPD PAN Bojonegoro, Lasuri serta sejumlah peserta dari masyarakat lingkup Dapil VI.
Dalam sambutannya, Wahid Anshori mengatakan, reses ini dilaksanakan sebagai wadah yang tepat untuk masyarakat guna mengajukan aspirasi.
Lewat kesempatan ini pula, Ia menyampaikan beberapa poin utama, diantaranya mekanisme penyerapan APBD Bojonegoro di tahun 2026 dan tahun 2027, salah satunya perihal penurunan jumlah anggaran tahun 2027.
“Ini dikarenakan terdapat dua program prioritas dari pemerintah pusat yang saat ini sedang digencarkan,” ujar Ia mengawali reses.
Program prioritas tersebut, meliputi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), tentu hal ini merupakan salah satu faktor memicu pemangkasan anggaran di tahun 2027.
“Hal ini menjadi faktor utama dalama penerapan anggaran di tahun 2027,” jelasnya.
Senada, Ketua DPD PAN Bojonegoro, Lasuri menyampaikan bahwa di tahun ini terjadi pemangkasan anggaran oleh Pemerintah Pusat dan kemungkinan besar tahun 2027 juga melewati hal serupa.
“Pemangkasan anggaran oleh Pemerintah Pusat ini tidak hanya terjadi di Bojonegoro saja, pemangkasan anggaran juga terjadi di seluruh Kabupaten dan Kota yang ada di Indonesia,” kata Lasuri.
Ketua Fraksi PAN Bintang Nurani Rakyat itu mengemukakan, pemangkasan anggaran oleh Pemerintah Pusat dilakukan untuk memprioritaskan program dari Pemerintah Pusat. Diantaranya program MBG dan KDMP.
Hal ini tentu, dengan adanya pemangkasan anggaran oleh Pemerintah Pusat ini akan berdampak kepada Pemerintahan Desa. Terutama di bidang Infrastruktur Daerah.
“Meski demikian, sebagai Anggota Dewan Fraksi PAN Bintang Nurani Rakyat akan selalu mengawal aspirasi masyarakat di tengah pemangkasan anggaran,” tandasnya.(riz/red)












